Selasa, 12 Juni 2018

Proposal Kewirausahaan Oreo Goreng


Proposal   
ENTERPRENEURSHIP

“ OREO FRIED “


Description: Hasil gambar untuk logo universitas muhammadiyah gorontalo

                                                                                 
Disusun oleh
NAMA            : DEYASRIN RATNASARI PAKAYA
NIM    : C01416017
KELAS : C KEPERAWATAN/2016

PROGRAM STUDY NERS
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GORONTALO
2018 




KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah Subhanallahu Wa Ta’ala karena berkat rahmat dan hidayah-Nya penyusun bisa menyelesaikan proposal ini tepat pada waktu yang sudah di tentukan.
                Pada pembuatan proposal ini penyusun berusaha menyusun sedemikian rupa sesuai materi yang diberikan oleh dosen mata kuliah sehingga proposal yang ditujukan kepada pembaca khususnya mahasiswa keperawatan C 2016 ini bisa lebih jelas dan mudah di mengerti.
                Penyusunan hanya bisa memberikan ringkasan penjelasan yang sederhana kepada mahasiswa, semoga proposal ini bisa melengkapi materi sesuai dengan kebutuhan.
                Penyusun makalah mengharapkan kritik dan saran yang mendukung dari para pembaca agar proposal ini bisa menjadi lebih sempurna. Terima kasih…
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Gorontalo, 31 Mei 2018











DAFTAR ISI
COVER
DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………………………….i
KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………….……….………....ii
BAB I PENDAHULUAN …………...……………………………………………………….……….………….1
1.1                LATAR BELAKANG ……...……………………………………………………….………..1
1.2                TUJUAN…………………………………………………………………………….…………2
1.3                VISI, MISI DAN TUJUAN…………………………………………………………………...2
BAB II PEMBAHASAN ……...……………………………………………………………..……….………….3
                2.1          ASKEP PRODUK…..…………...…...……………………………………………….……….3
2.1.1           Jenis Produk………………………………………………...………..……….……..3
2.1.2           Proses Pembuatan Produk……………………………...…………...……………...3
2.1.3           Bahan Baku Produk…………………………………………..……..………………4
2.1.4           Lokasi………………………………………………………………………….……..4
2.1.5           Keunggulan Produk.………………………………… ………………….….………4
                2.2          ASPEK PEMASARAN………….......……………………………………….……….………5
2.2.1           Target Pasar………………………………………………………..….……………..5
2.2.2           Jumlah Pembeli Potensial…………………………………………....……………...5
2.2.3           Pesaing Potensial……………………………………………………………...……..5
2.2.4           Harga Jual Produk…………………………………………………...……..……….6
2.2.5           Volume Penjualan Dalam Setahun…………………………...…………………….6
2.2.6           Kegiatan Promosi Yang Dilakukan…………………...……………...…………….6
                2.3          ASPEK KEUANGAN……………...……………...………………………………….……….7
2.3.1           Modal Usaha Yang Dibutuhkan…………………………………….……….……..7
2.3.2           Aspek/Bagian Yang Membutuhkan Modal…………..…………….……………...9
2.3.3           Asal Modal Diperoleh……………………………………………………..………...9
2.3.4           Lama Balik Modal……………………………………………..……………..……...9
                2.4          ASPEK SDM.. ……………. ……...………………………………………….……………….9
2.4.1           Orang Yang Akan Menjalankan Usaha…………………….….……….………….9
2.4.2           Banyak SDM Yang Dibutuhkan……..……………………………………………10
2.4.3           Kemampuan Yang Dibutuhkan Untuk Menjalankan Usaha…………………...10
2.4.4           Pengalaman Dalam Bidang Usaha………………………………………………..10
BAB III PENUTUP ………………………………………………………………………………………….....12
                3.1          KESIMPULAN ……………………………………………………………………………...12
                3.1          SARAN ………………………………………………………………………………………12
DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………………………………..13
























BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Oreo adalah cemilan sejenis biskuit  yang  terdiri dua biscuit coklat dengan krim putih ditengahnya, masyarakat umumnya memiliki cara popular untuk memakan oreo yaitu dengan cara mencelupkannya kedalam susu atau menikmatinya dengan segelas teh panas atau segelas kopi.
Di  awal  1900-an  Oreo  belumlah dikenal,  tapi  di  tahun  1980-an  sampai saat ini Oreo  menjadi bagian dari manusia karena menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari   yang  begitu melekat anak - anak   yang  lahir  di  tahun  70  dan  80-an, khususnya di Amerika dan Eropa, begitu akrab dengan keberadaan Oreo.
Bentuk Oreo di awal terciptanya itu hampir sama persis dengan bentuk Oreo yang kita kenal sekarang,   sedikit   yang   membedakan adalah bentuk   motif   di   kedua lempengan coklatnya. Design itu tidak pernah berubah sampai pada akhirnya Nabisco memproduksi  Oreo  dalam banyak versi,  sepertiversi  Double  Stuff  padatahun  1975, versi Halloween pada tahun 1991 dan versi natal pada tahun 1995.
Kami sekelompok mahasiswa memilih usaha ini agar biscuit tidak lagi dinikmati dengan cara  yang  biasa masyarakat lakukan,  maka dari itu  kami  membuat cemilan yang  renyah dengan  rasa  gurih dan manis ini dengan modifikasinya yaitu digoreng dengan balutan tepung lalu diberi  topping  kekinian seperti  green  tea,  coklat,  keju, atau dapat dimix dan diberikan almond sebagai tambahan topping.
Kenapa  kami  memilih usaha ini juga bahan dasarnya yaitu oreo lagi sedang  hits-hitsnya dikalangan anak muda,  apalagi jika tambahin  topping  pasti akan menambahkan citarasanya dan sangat cocok bagi semua kalangan.  Dan bedanya usaha kami  dengan  yang  lain,  yaitu  kami  menghidangkannya tidak hanya memakai oreo yang  hanya  rasa  vanilla,  tetapi juga memakai  rasa  oreo  yang  lainnya,  sehingga konsumen dapat memesan dengan selera mereka.
Olahan cemilan ini dibuat tidaklah menguras  modal  yang  banyak,  maka dari itu juga cemilan ini sangat sesuai dengan kantong mahasiswa,  kami berusaha membuat olahan cemilan ini dengan rasa  yang berkualitas dengan harga  yang murah dan beda dari pesaing yang lainnya.

1.2  Rumusan Masalah
1.      Aspek produk/jasa yang akan dijual
2.      Aspek pemasaran
3.      Aspek keuangan
4.      Aspek SDM

1.3  Visi Misi dan Tujuan Usaha
1.      Visi
Menjadikan perusahaan yang menyediakan makanan yang halal,
bergizi, enak dan kualitas yang baik, serta harga terjangkau.
2.      Misi
1.      Menjadikan perusahaan terdepan dalam memberikan kepuasaan  yang besar dalam hidangan untuk para konsumen dan pelanggan
2.      Membuat produk atau cemilan yang berkualitas
3.      Lebih kreatif dan inovatif dalam membuat cemilan oreo fried
4.      Mengutamakan kebersihan dan kesehatan dalam proses pembuatan oreo fried ini agar aman dikonsumsi
5.      Mengutamakan pelayanan terbaik agar konsumen merasa puas
3.      Tujuan
1.      Melakukan inovasi dan cita rasa terbaru untuk hidangan berbahan dasar biscuit oreo ini, serta berusaha membuat cemilan ini berbeda dengan pesaing lainnya
2.      Melakukan promosi – promosi dan testimony menarik di media sosial agar dapat menarik minat pelanggan




BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Aspek Produk/Jasa Yang Akan Dijual
2.1.1  Jenis Produk
         Jenis penjualan produk yaitu Oreo Goreng yaitu salah satu jenis produk makanan yang merupakan hasil olahan pabrik yang dapat dijadikan makanan yang beragam
2.1.2  Proses Pembuatan Produk
         Proses pembuatan oreo goreng ini sangat praktis dan tidak terlalu menyulitkan. Hal utama yang harus dipersiapkan adalah bahan-bahannya baik bahan pokok atau bahan tambahan.
1.      1 kg gula pasir
2.      1 kg tepung terigu
3.      1 dos tepung maizena
4.      1 bungkus garam
5.      1 bungkus baking powser
6.      5 butir telur
7.      2/dos oreo biscuit
8.      susu cair
9.      Keju parut atau aneka toping lainnya
10.  1 liter Minyak untuk menggoreng
Cara membuat oreo goreng
1.      Simpan terlebih dahulu biscuit oreo di dalam freezer supaya cremnya membeku, dengan waktu minimal 2 sampai dengan 3 jam atau lebih lama.
2.      Dalam satu wadah campurkan dan aduklah dengan merata tepung terigu, gula pasir, dengan tepung maizena, garam dan juga baking powder.
3.      Kocok lepas telur dengan menggunakan kocokan telur dan kocok biasa saja sampai kuning dan putih telurnya tercampur dengan merata hanya sedikit buih yang ada. Masukanlah susu, aduk dengan merata kemudian masukkan tepung terigu secara bertahap sambilterus di aduk merata.
4.      Panaskanlah minyak goreng secukupnya dalam suatu wajan datar , jika sudah maka celupkan oreo satu persatu pada adonan tepung sampai merata. Gorenglah dalam minyak panas diatas api sedang sampai matang kecoklatan pada bagian bawah kemudian balik supaya matang dengan merata. Sajikan oreo goreng ini dengan parutan keju atau aneka topping sesuai selera.
2.1.3  Bahan Baku Produk
         Bahan baku dalam pembuatan oreo goreng didapat dari toko-toko yang berada disekitar rumah.
2.1.4  Lokasi
         Tempat yang dipilih untuk melakukan proses pembuatan oreo goreng yaitu di Jln Thayeb Mohammad Gobel, Desa Ayula Utara, Kec. Bulango Selatan Kab. Bone Bulango
2.1.5  Keunggulan Produk
1.      Mendapatkan keuntungan dari produk ini.
2.      Membuat produk makanan yang mempunyai inovasi baru dan disukai seluruh kalangan masyarakat.
3.      Memanfaatkan dan meningkatkan hasil olahan dari oreo dan tepung terigu menjadi produk makanan yang bervariasi yang dapat diterima oleh masyarakat luas sebagai salah satu makanan alternatif pengganti cemilan yang mengandung karbohidrat yang enak dan bergizi dan juga dapat meningkatkan nilai jual dari harga biskuit Oreo.
4.     Memperkenalkan hasil olahan sendiri agar masyarakat mengetahui bahwa oreo goreng ini mempunyai nilai cita rasa yang tinggi.

2.2  Aspek Pemasaran
2.2.1  Target Pasar
            Target pasar yang dituju yaitu melalui wilayah atau tempat yang berada disekitar-sekitar alamat yang menjadi tempat atau proses pembuatan oreo goteng yaitu di Jln Thayeb Mohammad Gobel, Desa Ayula Utara, Kec. Bulango Selatan Kab. Bone Bulango alasan memilih kenapa pemasarannya di daerah ini karena belum ada yang menjadi pesaing diwilayah ini.
            Adapun secara pasar dimana oreo goreng ini tertuju pada kalangan umum dan lingkungan sekitar kampus dan juga dipinggir jalan dengan membuka lapak untuk mempermudah dalam memperoleh informasi pasar.
            Tidak hanya dalam lingkungan kampus ataupun melalui lapak yang berada dipinggir jalan namun target pemasaran oreo goreng juga dilakukan dengan memasarkannya melalui media online seperti whatsApp, Line, Facebook, maupun Instagram sehingganya dapat berkembang.
2.2.2  Jumlah Pembeli Potensial
   Tabel jumlah pembeli potensial per bulan
Kalangan usia
Jumlah pembeli potensial/orang
Anak-anak
45
Remaja
53
Dewasa
40
Total
138

2.2.3  Pesaing Potensial
   Berdasarkan tempat yang strategis yaitu membuka lapak didepan jalan raya, kemudian dilingkungan kampus sehingga menjadikan usaha ini menjanjikan , budaya masyarakat yang konsumtif , dan juga di desa ayula utara belum ada pesaing yang menjual oreo goreng sehingga dapat dikatakan usaha ini mempunyai peluang yang besar untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.
2.2.4  Harga Jual Produk / Jasa
Jenis makanan
Jumlah makan/porsi
Harga/porsi
Oreo goreng original
6 oreo goreng
Rp. 7.000,-
Oreo goreng dengan topping
6 oreo goreng
Rp. 10.000,-

2.2.5  Volume Penjualan Dalam Setahun
Tahun
Produk yang terjual
Keterangan
NILAI PENJUALAN PER BULAN
TOTAL PENJUALAN PER TAHUN
Jumlah produk yang terjual perbulan
Harga produk per unit

1
Oreo goreng original
50
Rp. 7.000,-
Rp. 350.000


Rp. 14.760.000
Oreo goreng dengan topping
88
Rp. 10.000,-
Rp. 880.000

2.2.6  Kegiatan Promosi Yang Dilakukan
               Kegiatan promosi awal yang dilakukan yaitu dengan perkenalan produk yang ditawarkan bahwa makanan yang lezat , bergizi, dan menyehatkan, dengan harga yang terjangkau, dengan bentuk dan jenis kue yang bermacam-macam. Produk ini bernama oreo goreng yang bahan dasarnya menggunakan oreo dan ditambah dengan berbagai varian rasa
               Membangun jaringan dengan usaha lain yang dapat mendukung bisnis. Berdasar pada produk yang terbilang baru sehingga menjadikan produk ini mampu menembus pasar. Oleh karena itu oreo goreng berniat bekerja sama kepada pihak yang memiliki olahan yang berbahan dasar oreo untuk ikut serta mengembangkan usaha ini. Menciptakan inovasi pada desain yang ditawarkan.
2.3  Aspek Keuangan
2.3.1  Modal Usaha Yang Dibutuhkan
Anggaran Biaya
Tabel I. biaya investasi peralatan bahan penunjang
No
Mesin dan peralatan
Keterangan
1
Pengocok Adonan
Berfungsi sebagai pengocok adonan
2
Freezer
Berfungsi sebagai penyimpanan Oreo goreng
3
Wadah
Berfungsi sebagai tempat bahan –bahan mentah
4
Mika
Berfungsi sebagai tempat kemasan
5
Penggorengan Dan Spatula
Berfungsi untuk menggoreng dan Berfungsi sebagai mengambil objek yang digoreng

Biaya Mesin dan peralatan
1.      pengocok adonan : Rp. 35.000
2.      Wadah                   : Rp. 15.000
3.      Mika                      : Rp. 44.000
4.      Wajan                    : Rp. 100.000
5.      Spatula                  : Rp. 25.000 +
 Rp.  219.000
Tabel II. biaya bahan-bahan produksi oreo goring
No
Nama Bahan
Harga
1
1 kg gula pasir
Rp. 14.000
2
1 kg tepung terigu
Rp. 9.000
3
1 dos tepung maizena
Rp. 5.000
4
1 bungkus garam
Rp. 1.000
5
1 bungkus baking powser
          Rp. 2.500
6
5 butir telur
Rp. 10.000
7
18 per roll oreo biscuit
Rp. 126.000
8
susu cair
Rp. 10.000
9
1 dos Keju parut atau aneka toping lainnya
Rp. 28.500
10
1 liter Minyak untuk menggoreng
Rp. 14.800

Total Biaya
   Rp. 220.800

Berdasarkan pada table I dan II maka dapat disimpulkan bahwa modal usaha yang dibutuhkan di awal yaitu :
Rp.  219.000
Rp. 220.800+
Rp. 439.800 total

Pendapatan ( per bulan ) Penjualan Oreo Goreng Original Rp. 7000 x 15 Porsi x 30 Hari Rp. 3.150.000
Penjualan Oreo Goreng dengan Topping Rp. 10.000 x 15 Porsi x 30 Hari Rp. 4.500.000
Total pendapat Per bulan
Rp. 7.650.000


Pendapatan ( per Tahun )
Penjualan Oreo Goreng Original Rp. 3.150.000 x 12 Bulan  Rp 37.800.000
Penjualan Oreo Goreng dengan Topping Rp. 4.500.000 x 12 Bulan Rp. 54.000.000
Total pendapat Per Tahun
Rp. 91.800.000

2.3.2  Aspek/Bagian Yang Membutuhkan Modal
            Bagian yang membutuhkan modal tentunya semua kebutuhan baik peralatan bahan penunjang maupun bahan-bahan produksi oreo goreng semuanya membutuhkan modal awal, namun ketika memproduksi kembali hanya bahan-bahan produksi oreo goreng saja yang membutuhkan modal kembali
2.3.3  Asal Modal Diperoleh
Modal yang saya peroleh itu tentunya dari uang modal saya sendiri sehingganya dalam penjualan ini saya tidak perlu memikirkan bagaimana cara saya mengembalikan modal ketika saya meminjam modal di awal ketika memulai bisnis usaha oreo goreng ini.
2.3.4  Lama Balik Modal
            Berdasarkan perincian biaya oreo goreng maka dapat diketahui bahwa dalam sekali produksi Penjualan Oreo Goreng Original ada 15 porsi dengan total harga Rp. 105.000 dan Penjualan Oreo Goreng dengan Topping 15 porsi dengan total harga Rp. 150.000 maka total per hari yang akan diterima dari hasil penjualan 255.000 kemudian kita kalikan 30 hari maka hasilnya 7.650.000 sementara modal awal berkisar Rp. 439.800 sehingganya bisa disimpulkanbahwa hanya dalam kurun waktu seminggu saja modal balik sudah bisa dipastikan.

2.4  Aspek Sdm
2.4.1  Orang Yang Akan Menjalankan Usaha
Dalam setiap pelaksanaan ide usaha, kita pasti memerlukan adanya aspek sumber daya yang akan menjalankan usaha atau ide menjadi usaha.
Dalam Sumber Daya Manusia adalah seorang yang siap, mau dan mampu memberi sumbangan usaha pencapaian tujuan organisasi. Selain itu SDM merupakan salah satu unsur masukan (input) yang bersama unsur lainnya seperti modal, bahan, mesin, dan metode/teknologi diubah menjadi proses manajemen menjadi keluaran (output) berupa barang atau jasa dalam usaha mencapai tujuan perusahaan.
2.4.2  Banyak Sdm Yang Dibutuhkan
Berdasarkan aspek sumber daya manusia dalam studi kelayakan bisnis maka perlu kita mengetahui beberapa perencanaan sumber daya manusia dan menganalisis hal-hal berupa :
1.       Desain Pekerjaan
2.      Deskripsi pekerjaan
3.      Job value
4.      Kapasitas Sumber Daya Manusia
5.      Recruitment
6.      Productivity
7.      Training and Development
8.      Performance Appraisal
9.      Compensation and Benefit
10.  Career Planning
11.  Retrenchment (penghematan)
2.4.3  Kemampuan Yang Dibutuhkan Untuk Menjalankan Usaha
Dalam menjalankan usaha ini tentunya dapat menambah penghasilan. Dalam menjalankan usaha oreo goreng terbilang sangat bagus dan sangat cerah Bisnis oreo goreng menjadi suatu pilihan bisnis jajanan dari oreo yang menjanjikan hingga banyak orang yang tertarik menekuni bisnis tersebut. Peluang usaha jajanan dari oreo yakni oreo goreng masih terbuka lebar serta sangat menguntungkan oleh siapa saja.
Kemampuan yang dibutuhkan dalam menjalankan usaha ini dibutuhkan ketekunan dalam mengerjakan bisnis oreo goreng ini.
2.4.4  Pengalaman Dalam Bidang Usaha
Berbicara mengenai pengalaman dalam berbisnis oreo goreng bisa dikatakan saya pernah melakukan usaha ini, dengan bermodalkan tak seberapa namun bisa dikatakan dalam melakukan usaha oreo goreng ini sangat menjanjikan dan menguntungkan juga namun dalam melakukan usaha ini saya tak sempat meneruskan hingga sekarang. Namun demikian saya sudah pernah berada di titik di mana saya pernah menjalankan usaha oreo goreng.































BAB III
PENUTUP

3.1  KESIMPULAN
            Usaha makanan olahan Fried Oreo  ini adalah salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan untuk kedepannya. Apalagi sekarang ini sangat sulit untuk mencari pekerjaan, sehingga peluang usaha ini sangat baik apabila kita tekuni dan kita kembangkan lagi tergantung dari seberapa besar modal yang kita miliki.

3.2  SARAN
Untuk para pembaca yang ingin memulai dan merintis usaha Fried Oreo ini maka sebaiknya anda juga memperhatikan beberapa hal berikut :
1.      Modal yang anda miliki
2.      Lokasi untuk berjualan yang strategis (jika menyewa tempat)
3.      Kemampuan untuk memasarkan dengan baik (bisa dengan memanfaatkan media yang ada)
4.      Jeli dalam melihat target pasar
5.      Jadi dengan begitu anda bisa lebih siap untuk memulai usaha, sekaligus bertahan di ketatnya persaingan pasar yang ada saat ini.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar